Terus terang… siapa sih yang belum pernah minum air dalam kemasan botol atau gelas. Atau beli mie ayam bakso dibungkus pakai plastik. 
Plastik adalah teman yang bisa diandalkan di segala situasi, sampai kita tahu bahwa mereka sesunggunya adalah toksik bagi alam sekitar kita dan tubuh kita sendiri. 
Sekarang makin banyak kasus orang yang mengalami gangguan hormonal, baik itu hormon kewanitaan (estrogen) maupun hormon tiroid. Membuat kita menjadi mudah gemuk, atau susah sekali turun berat basan. 
Ya, BPA atau bisphenol A ada dalam makanan dan minuman kita yang dibungkus plastik. Zat ini menyerang reseptor hormon2 penting dan membuatnya menjadi kacau. 
Kita bisa kok berubah, mulai dari diri sendiri. Mulai dari stop beli air minum botol maupun gelas. Selalu cek ketika membeli wadah kemasan, apakah BPA free atau tidak. Dan kalau beli makan, biasakan bawa wadah sendiri. 
Pemerintah memang ga bisa melindungi kita dengan cara melarang orang jualan air minum botol, atau botolnya diganti beling semua (pasti mahal). Atau melarang penjual bakso pake wadah plastik apalagi sterofoam. Tapi kita bisa melindungi diri kita sendiri. 
Hidup lebih ribet, tapi percayalah, dengan segala kemudahan berkawan dengan plastik. Ada harga yang harus kita bayar.

Hidup di era 4.0 ini, healthy lifestyle bukan hanya soal olahraga 150 menit perminggu atau makan sayur buah 5 porsi perhari. Kita harus lebih mindful terhadap apa2 yang kita makan dan minum. Apalagi inovasi pabrikan adalah tiada henti. Back to natural, back to organic, locally source, bebas additive – pewarna – hormon – antibiotik – pestisida – bpa -gmo -dsb dst adalah the new normal. 

Kadar BPA yang terlarut dapat dipengaruhi bahan makanan/ minumam yang ada di dalamnya. Komponen penting dalam kelarutan ini adalah suhu. Semakin tinggi suhu, maka akan semakin banyak BPA yang ikut larut. “Saya teringat jaman kuliah dimana kita, anak kosan, biasanya punya teko yang terbuat dari plastik tapi ada pemanasnya untuk merebus air.” Itu tekonya sampai berubah bentuk saking seringnya dipakai.
Kadar gula dan garam serta sifat alkali dalam plastik juga menentukan kelarutan BPA ke dalam makanan/minuman. 
Pesan moralnya adalah mari kita menghindari memasukan teh manis panas ke botol plastik.