Hallo sobat Gizi Gama… Apa kabar semuanya? Saya berharap semua dalam keadaan sehat wal afiat dan bahagia stay at home ya.. ☺ Belanja di masa wabah ini bisa jadi tantangan tersendiri ngga sih, sobat… ? Kadang seperti mau berangkat ke medan perang loh kalau dari rumah mau belanja di supermarket.. Nah, kali ini saya mau membahas, gimana sih tips belanja yang aman, sehat dan tentu saja agar pilihan-pilihan makanan yang kita beli bisa menyokong kesehatan dan kekebalan tubuh kita di masa seperti ini. Yukk kita mulai..

Persiapan Diri untuk Belanja

Pertama, benar-benar persiapkan diri kamu jika akan keluar rumah, terutama jika akan berbelanja di toko atau supermarket. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar tetap aman :

  1. Kalian akan bertemu banyak orang di luar sana, jadi sediakan dan bawa perlengkapan perlindungan diri yang diperlukan misalnya masker, hand sanitizer dan bawa sabun bila perlu. 
  2. Jika kamu bisa memilih, pilihlah tempat belanja yang tanggap dalam menghadapi situasi wabah dan sudah menerapkan standar keamanan seperti: memberikan tanda jarak bagi konsumen agar tidak saling berdekatan, menyediakan sabun dan air atau hand sanitizer di pintu masuk, dan semua staf yang melayani menggunakan masker.
  3. Datanglah di waktu-waktu dimana tidak ramai pengunjung, misal pagi sekali, jam kerja, atau 1 jam menjelang toko tutup. Jangan datang di jam ramai misalnya jam istirahat siang atau jam pulang kantor. Kenalilah pola-pola ini pada toko atau supermarket tempat kamu belanja, karena setiap tempat bisa berbeda.

Pemilihan Produk Makanan Bergizi

Lalu, bagaimana sih cara memilih produk-produk makanan yang aman, sehat dan bergizi, terutama makanan kemasan yang tersedia di supermarket?

  1. Pertama, cek tanggal kadaluarsa, pastikan makanan masih lama waktu kadaluarsanya. Semakin dekat dengan tanggal kadaluarsa, maka kualitas produk semakin menurun.
  2. Kedua, bagi kamu yang muslim, jangan lupa cek logo halal.
  3. Ketiga, cek komposisi makanan. Pilihlah makanan yang benar-benar real-food. Cek apakah banyak zat aditif pada komposisi makanan. Zat aditif biasanya disebutkan dengan kata-kata zat pewarna, zat pengawet, perisa, atau menggunakan kode-kode dengan nomor tertentu. Semakin sedikit zat aditif dalam makanan, semakin aman makanan tersebut.
  4. Keempat, cek kandungan gizi makanan. Dalam masa wabah ini, kita dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein, vitamin dan mineral agar imunitas kita meningkat. Beberapa makanan misalnya seperti frozen food, tampak seperti makanan sumber protein, padahal sebenarnya pada beberapa merk lebih banyak tepung atau karbohidrat. Ibu terkadang menganggap frozen food sebagai lauk teman nasi bagi si kecil, padahal pada beberapa merk frozen food ini, bisa jadi sangat kecil dalam hal kandungan protein yang seharusnya tidak sesuai untuk dijadikan lauk. Hal ini dapat mengarah pada kekurangan asupan protein anak.   

Contoh lain misal pada susu kental manis. Susu kental manis bukanlah susu, melainkan gula yang diberikan cream atau lemak, sehingga rasa menjadi creamy seperti susu. Susu kental manis rendah protein sehingga tidak bisa dijadikan pengganti dari asupan susu sapi, atau susu hewani lain, apalagi sebagai pengganti ASI.

Cara untuk mengetahui informasi nilai gizi ini sebenarnya telah terdapat pada kemasan produk makanan, yaitu pada label Informasi Nilai Gizi. Video bagaimana cara untuk membaca label ini dapat kamu akses melalui (link youtube).

Terakhir jangan lupa, ketika sampai rumah, buang semua kantong plastik wadah belanjaan, atau jika kamu membawa tas belanja sendiri, pastikan kamu selalu mencucinya setiap kali habis dipakai. Untuk kemasan makanan agar lebih aman, sebelum dibuka kemasannya,  cuci dengan sabun sebelum disimpan.

Nah demikian ya tips berbelanja produk makanan kemasan.. Stay at home, stay alert dan stay healthy ya semuaa… 

Oleh: Winda Irwanti, S.Gz, MPH