Perubahan Nafsu Makan, Berat Badan, dan Sensasi Rasa pada Lansia yang Perlu Dipahami

Oleh Harry Freitag Luglio Muhammad, S.Gz, M.Sc, PhD, Dietisien

Berat Badan Lansia Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Proses penuaan menyebabkan perubahan pada komposisi tubuh dan berat badan. Pada usia sekitar 50โ€“60 tahun, berat badan cenderung meningkat. Namun setelah memasuki usia sekitar 70 tahun, berat badan mulai mengalami penurunan secara bertahap. Berbeda dengan berat badan, lingkar pinggang justru terus meningkat seiring bertambahnya usia, menunjukkan adanya perubahan distribusi lemak pada tubuh.

Sensasi Rasa Semakin Berkurang

Perubahan lain yang terjadi pada senior adalah penurunan sensasi rasa. Diperkirakan mulai usia 60 tahun kemampuan mengecap mulai berkurang, sedangkan pada usia di atas 80 tahun sekitar 75% individu telah mengalami gangguan sensasi rasa. Penurunan ini menyebabkan kenikmatan saat makan ikut menurun.

Kemampuan penciuman juga mengalami penurunan. Akibatnya, senior menjadi lebih sulit mengenali makanan yang sudah basi atau gosong. Karena aroma merupakan salah satu indikator kualitas makanan, penurunan kemampuan ini dapat meningkatkan risiko mengonsumsi makanan yang sudah tidak layak dan menyebabkan gangguan pencernaan.

Gangguan Mengunyah dan Menelan pada Lansia

Kemampuan mengunyah dan menelan juga mengalami penurunan. Kondisi ini dipengaruhi oleh jumlah gigi, kondisi rongga mulut, serta berkurangnya produksi saliva. Kesulitan mengunyah makanan tertentu dapat menyebabkan penurunan asupan makan sehingga meningkatkan risiko disabilitas maupun mortalitas.

Oleh karena itu, kondisi gigi, jaringan lunak rongga mulut, produksi saliva, serta kemampuan mengunyah perlu diperhatikan. Pemilihan makanan dengan tekstur yang lebih lembut dan lembap dapat membantu mempermudah proses mengunyah dan menelan.

Penurunan Regulasi Rasa Lapar

Proses penuaan juga memengaruhi mekanisme pengaturan rasa lapar dan kenyang. Pada senior, kemampuan tubuh mengenali rasa lapar maupun rasa kenyang menjadi lebih lemah dibandingkan saat dewasa.

Ketika diberikan makanan dalam jumlah berlebih, sebagian senior tidak mampu mengenali bahwa asupan yang diterima telah melebihi kebutuhannya sehingga berisiko mengalami kelebihan makan. Sebaliknya, ketika asupan makan menurun, tubuh juga tidak selalu memberikan sinyal yang cukup kuat untuk meningkatkan konsumsi makanan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko anoreksia pada senior.

Gangguan asupan makan dapat dipengaruhi oleh perubahan sistem saraf, gangguan mengunyah dan menelan, serta menurunnya kemampuan tubuh mendeteksi rasa lapar.

Risiko Dehidrasi pada Lansia

Selain rasa lapar, sensasi rasa haus juga mengalami penurunan. Pada kondisi normal, rasa haus mendorong seseorang untuk mencari minum. Namun pada senior, sensasi tersebut menjadi lebih lemah sehingga seseorang dapat mengalami dehidrasi tanpa menyadarinya.

Diperkirakan sekitar 20โ€“30% individu usia lanjut mengalami dehidrasi bukan karena kurangnya ketersediaan minuman, melainkan karena kemampuan mendeteksi rasa haus telah menurun. Oleh karena itu, penjadwalan waktu makan dan minum menjadi bagian penting dalam pelayanan gizi padaย senior.

Bukuย Gizi untuk Lanjut Usiaย merupakan panduan komprehensif yang membahas perubahan fisiologis akibat proses penuaan serta implikasinya terhadap kebutuhan gizi padaย senior. Buku ini mengulas berbagai topik penting, mulai dari perubahan metabolisme, kebutuhan zat gizi makro dan mikro, pencegahan serta penatalaksanaan masalah gizi seperti osteoporosis, frailty, sarcopenia, obesitas, hingga penurunan fungsi kognitif. Selain menjelaskan dasar ilmiah yang berbasis bukti, buku ini juga menyajikan contoh menu, rekomendasi praktis, dan strategi pemenuhan gizi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini menjadi referensi bagi mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, pendampingย senior, maupun masyarakat yang ingin memahami bagaimana menjaga kesehatan, fungsi tubuh, dan kualitas hidup pada usia lanjut melalui intervensi gizi yang tepat. Informasi mengenai buku ini dapat dilihat padaย halaman resmiย Gizi untuk Lanjut Usia.ย 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More Articles & Posts